Tim RIPPDA Kirana Adhirajasa Indonesia Akan Bantu Susunkan RIPPDA Kabupaten Sorong Selatan

sorsel

Tim penyusun rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA) PT Kirana Adhirajasa Indonesia akan menyusun RIPPDA Kabupaten Sorong yang rencananya akan disusun oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sorong Selatan. Kegiatan ini akan memakan waktu penyusunan selama 90 hari yang meliputi 3 kali pelaporan yaitu pendahuluan, Kemajuan dan Akhir. Secara umum Sorsel menyimpan keunikan tersendiri, dengan jumlah penduduk sekitar 60 ribu jiwa itu. Teminabuan sendiri misalnya sudah menarik perhatian pemerintah Kolonial Belanda yang pada masa kolonialisme sudah membangun sistem pemerintahan disana. Sampai hari ini, kita masih bisa menemukan bangunan milik Belanda yang berdiri kokoh dengan teratur di tengah-tengah kota Teminabuan. Jika pemerintah belanda saja membangun sistem pemerintahan disana, maka tentu ada alasan dibalik itu, entah dari sudut lokasi strategis pertahanan keamanan maupun dari segi penguasaan sumberdaya alam. Terdapat beberapa sungai yang mengalir di dataran Sorsel yang hampir merata seantero wilayah Sorsel. Mulai dari sungai yang lebarnya hanya 1 meter hingga puluhan meter. Satu hal yang menarik adalah sungai-sungai berukuran sedang berair jernih hingga sungai yang mengalirkan air berwarna “biru”. Sungai Kohoin misalnya. Mungkin Sungai ini yang menarik perhatian Belanda kala itu. Jadilah mereka membangun infrastruktur disepanjang aliran sungai yang tepat berada di jantung kota Teminabuan. Sungai ini berair deras, lebarnya dekitar 8 meter. Deras karena mengalir pada elevasi yang cukup miring. Airnya jerinih dan bersih (setidaknya hingga beberapa tahun kedepan)  pada beberapa titik, aliran sungai membentuk kolam yang berwarna biru. Warga disekitar aliran sungai mengantungkan kebuthan air mereka hampir 100%. dari mandi, mencuci, cebok hingga untuk air minum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *