Pengunjung Taman Nasional Komodo Dibatasi

Penelitian Pariwisata – Pengembangan pariwisata tetap harus selaras dengan kelestarian lingkungan. Untuk itu pemrintah tengah menerapkan pembatasan jumlah kunjungan pada beberapa daerah tujuan wisata populer agar fungsi alamiahnya tidak hilang. Misalnya saja pembatasan kunjunagn wisatawan ke Taman Nasional Komodo. Tahun lalu, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 80 ribu orang. “Kalau sekarang tidak dibatasi, bisa membuat satwa takut,” ujar Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung, Bambang Supriyanto kemarin. Langkah lain untuk menjaga kelestarian alam yaitu menaikkan tarif. Dahulu harga tiket masuk hanya Rp 2500 hingga Rp 3000 per kunjungan. Kini Tarifnya diatur sesuai rayon. Untuk wisatawan domestik, tarif termurah mencapai Rp 5000 per kunjungan (Rayon 3) dan paling mahal Rp 20 ribu per kunjungan (Rayon 1). rata-rata pariwisata alam berada di rayon 2 dan tiga.

Sedangkan untuk wisawatan manacanegara kenaikan tarifnya cukup besar. Dahulu tarif ditetapkan Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu per kunjungan. Kini tarifnya naik menjadi Rp 100 ribu (Rayon 3) hingga Rp 300 ribu  (Rayon 1). “Satu taman nasional bisa jadi memiliki dua rayon,” tambah Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *