Pemerintah Kota Yogyakarta Menyusun Pedoman Akreditasi dan Assesment Kampung Wisata

krapyak_1Kota Yogyakarta memiliki beberapa kampung wisata yang berada di daerah sekitaran Yogyakarta yang dapat menjadi alternatif pengisi liburan yang cukup menyenangkan. Kampung wisata di Kota Yogyakarta memiliki pemandangan alam yang eksotis dan masih memiliki udara yang bersih dan alami. Kita akan diperkenalkan dalam nuansa kehidupan yang memadukan antara atraksi, layanan dan fasilitas pendukung bagi para wisatawan nusantara maupun mancanegara dengan tata cara dan tradisi kental yang berlaku dalam masyarakat lokal daerah tersebut. Hingga saat ini, terdapat 17 kampung wisata di Kota Yogyakarta yang dikukuhkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta yang nantinya akan diakreditasi supaya dapat terus melakukan pengembangan potensi wisata. Meski begitu dari jumlah tersebut baru ada satu kampung wisata yang masuk kategori mandiri. Sedangkan lima kampung wisata masih dalam taraf rintisan dan 11 kampung wisata kategori berkembang. Pengembangan kampung wisata salah satunya diupayakan dengan akreditasi seperti yang tertuang dalam Peraturan Walikota Yogyakarta No. 115 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan kampung wisata. Dalam regulasi tersebut akan ada tim akreditasi yang nantinya bertugas menentukan klasifikasi sesuai parameter yang ditentukan. Tujuannya mendorong kampung wisata yang ada untuk dapat selalu berkembang. Verifikasi tersebut nantinya akan mengidentifikasi kampung wisata yang ada ke dalam tiga kategori, yaitu  kampung wisata rintisan, berkembang dan mandiri. Klasifikasi tersebut diperlukan untuk mengetahui sejauh mana kebutuhan atau kemampuan masing-masing kampung wisata dalam mengembangkan diri. Dalam proses akreditasi dan verifikasi akan diberikan standar kompetensi, seperti pada kampung wisata rintisan harus memiliki daya tarik unggulan. Sedangkan pada kampung wisata berkembang, disamping atraksi wisata juga terdapat dukungan fasilitas seperti homestay atau fasilitas usaha.

Klasifikasi Kampung Wisata dilakukan oleh Tim Penilai Akreditasi yang berjumlah ganjil dengan unsur-unsur sebagai berikut : praktisi bidang pariwisata, akademisi, unsur dinas dan pers (media). Tim penilai akreditasi dibentuk oleh Kepala Dinas dan memiliki tugas antara lain :

  1. Melakukan evaluasi penetapan Kampung Wisata sebagai dasar pertimbangan penetapan klasifikasi penilai setiap tahun sekali.
  2. Melakukan kunjungan lapangan, sarasehan, kajian dalam rangka menilai, mengawasi dan mengevaluasi, serta membina Kampung Wisata.
  3. Menyusun rekomendasi terhadap pemecahan masalah dan pengembangan potensi Kampung Wisata secara berkala 1 tahun sekali.
  4. Membantu pelaksanaan program dan kegiatan Kampung Wisata yang dilakukan Dinas Pariwisata.

Sedangkan fungsi dari Tim Akreditasi yaitu :

  1. Memberikan pertimbangan dan arahan pengelolaan Kampung Wisata.
  2. Menilai setiap usulan pembentukan Kampung Wisata.
  3. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pengelolaan Kampung Wisata.
  4. Membantu pelaksanaan program dan kegiatan Kampung Wisata yang dilakukan Dinas Pariwisata.

Kegiatan penyusunan Pedoman Akreditasi dan Assessment Pengelola Kampung Wisata Kota Yogyakarta ini merupakan suatu proses untuk mendorong Kampung Wisata yang ada supaya dapat lebih berkembang sesuai dengan potensinya masing-masing