Pembahasan Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPPDA) Terpaksa Diulang

Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPPDA)

87216_terowongan_bawah_tanah_yang_berada_di_komplek_wisata_tamansari__yogyakarta_663_382Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meminta Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) 2012-20125 dibahas kembali dari awal. Hal itu karena selama tiga tahun sudah terhenti dan belum ada kelanjutan pembahasan.Menurut Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir Aman Yuriadijaya, pertama kali pembahasan RIPPDA dilakukan sejak 2012. “Dulu sudah disampaikan nota pengantar oleh Walikota. Tapi dewan waktu itu memiliki banyak prioritas sehingga belum dibahas lagi. Sekarang kami minta supaya dibahas dari awal lagi saja,” paparnya dalam rapat ekspose bersama Panitia Khusus (Pansus) RIPPDA, Kamis (15/01/2015).

Aman menambahkan, keberadaan RIPPDA cukup penting sebagai acuan pengembangan dunia pariwisata. Kendati selama tiga tahun tidak ada pembahasan, namun bukan berarti kepariwisataan selama itu tanpa arah. Segala penataan yang berkaitan pada dunia pariwisata sementara masih mengacu pada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

Selain itu, meski bakal menjadi acuan pokok dalam hal kepariwisataan, namun RIPPDA tidak akan mengatur pada hal-hal teknis. Melainkan menitikberatkan pada arah kebijakan, strategi dan kriteri. “Penjabarannya nanti akan diatur dalam aturan-aturan lanjutan. Jadi RIPPDA itu sebagai induk, untuk bahan acuan,” imbuhnya.

Ketua Pansus RIPPDA Rifki Listianto tidak mempersoalkan pengulangan pembahasan dari awal lagi. Namun pihaknya perlu merombak sistematika pembahasan yang sebelumnya sudah diagendakan bersama anggota pansus. “Sistematika harus kami atur lagi. Tapi kami optimis, Maret sudah paripurna penetapan,” katanya.

Sementara anggota pansus Danang Rudiatmoko mengaku kaget selama tiga tahun tidak ada pembahasan lanjutan. Padahal masih banyak persoalan yang perlu dibahas secara mendalam seperti pengembangan wilayah yang menjadi destinasi wisata. Sepengetahuannya, RIPPDA sudah memasuki tahap akhir sehingga kalangan dewan berani membentuk pansus. (Dhi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *