Pariwisata di Selatan Belum Tergarap Serius

taman wisata lautPenelitian Pariwisata | RIPPDA | Survei Pasar wisatawan-Meski kaya akan potensi, keberadaan pariwisata di Kabupaten Cianjur dinilai belum tergarap serius. Ini terjadi terutama di kawasan Cianjur bagian selatan. Padahal, di kawasan ini terdapat banyak tempat wisata yang menawan. Sebutlah perkebunan teh Takokak atau Pantai Jayanti di Kecamatan Cidaun. Menurut pengamat pariwisata Cianjur, Gandi Sucipto, belum tergarapnya kawasan Cianjur Selatan, disinyalir karena belum fokusnya pemerintah dalam pengembangan daerah wisata. Ini berlaku bukan hanya untuk daerah selatan tetapi juga utara yang sudah lebih dulu dikenal sebagai salah satu destinasi wisata.

“Belum ada fokus pengembangannya ingin seperti apa? Selain itu karena wilayahnya yang cukup jauh dengan pusat pemerintahan juga cukup berpengaruh pada minimnya perkembangan di kawasan selatan,” kata Gandi di kantornya, Cipanas, Senin (13/10/2014).

Padahal, kata Gandi, daerah selatan memiliki posisi yang bagus karena potensinya yang terbilang lengkap. Pasalnya, dengan kawasan yang cukup luas, Cianjur Selatan memiliki daerah pegunungan sekaligus pantai yang bagus. Gandi pun menilai, sampai saat ini infrastruktur masih menjadi kendala dalam pengembangan pariwisata di Cianjur terutama bagian selatan.

“(Masalah infrastruktur ini) terutama jalan, kalau belum baik, investor juga malas masuk ke sana. Selain itu ya promosi. Beruntung sekarang objek wisata di kawasan selatan sudah mulai dikenal publik lewat internet, sekarang tinggal pemerintah saja semakin gencar mempromosikan. Agar dunia luar juga tahu,” ucap Gandi yang juga seorang pengusaha travel ini.

Gandi mengungkapkan, pengembangan sektor pariwisata merupakan pekerjaan yang harus di selesaikan secara bersama-sama dan bukan hanya, tanggung jawab satu instansi atau lembaga. Selain itu, ia pun tengah menggelontorkan rencana tentang pariwisata Cianjur yang berbasis syariah. Pasalnya, selain unik konsep ini juga dinilai pas dengan semboyan Gerbang Marhamah milik Kota Santri ini.

“Saya sudah coba usulkan ke teman-teman di DPRD. Selain itu Pemkab juga harus berkoordinasi dengan pemerintahan lintas kabupaten atau instansi lain untuk pengembangan pariwisata ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian Bappeda Cianjur yang juga membidangi masalah pariwisata, Hermin Patriana menuturkan, untuk pengembangan pariwisata ke wilayah Cianjur Selatan memang selama ini masih terkendala masalah infrastruktur. Hal tersebut tentu menjadi sebab kawasan Selatan belum ramai didatangi wisatawan dibanding kawasan Cianjur Utara seperti Cipanas.

“Daerah utara sudah lebih dulu banyak magnetnya. Selain pemandangan alam yang indah kondisi wilayah tersebut cenderung memiliki udara dingin dan infrastruktur relatif bagus. Selain itu jarak juga memengaruhi, utara kan dekat,” ujar Hermin.

Namun, Hermin menuturkan, dalam perencanaan tahun depan, pihaknya tengah menyusun rencana pengembangan Pantai Jayanti di Cianjur Selatan. Untuk itu, pihaknya terus menggenjot pihak-pihak terkait untuk saling bersinergi merangsang perkembangan pariwisata di Cianjur Selatan. Pasalnya, lanjut Hermin, pengembangan pariwisata harus dilakukan secara lintas sektoral.

“Karena pengembangan pariwisata adalah membangun perekonomian dan masyarakat. Ini harus ditunjang infrastruktur misalnya. Kan infrastuktur kewenangan Bina Marga, sedangkan Dinas Pariwisata membawahi penataan tempat wisatanya. Hal-hal seperti ini yang harus sinkron. Harus seimbang,” ucapnya.

Untuk diketahui, Cianjur Selatan terdiri dari 16 Kecamatan yang oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur dikategorikan menjadi wilayah pembangunan bagian tengah meliputi Kecamatan Takokak, Kecamatan Sukanagara, Kecamatan Campaka, Kecamatan Campaka Mulya, Kecamatan Tanggeung, Kecamatan Pagelaran, Kecamatan Leles, Kecamatan Cijati dan Kecamatan Kadupandak. Sedangkan wilayah pembangunan selatan meliputi Kecamatan Cibinong, Kecamatan Agrabinta, Kecamatan Sindangbarang, Kecamatan Cidaun, Kecamatan Naringgul, Kecamatan Cikadu dan Kecamatan Pasirkuda.

Berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi di sebelah barat, Samudra Indonesia di sebelah selatan, dan sebelah timur dengan wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, Cianjur Selatan memiliki berbagai potensi pariwisata seperti pantai Jayanti, pantai Cidaun, Danau Lewi Soro, Curug Cikondang, Curug Citambur, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *