Menteri Pariwisata diminta kejar potensi wisata kapal pesiar

menteri-pariwisata-diminta-kejar-potensi-wisata-kapal-pesiarPenelitian Pariwisata | RIPPDA-Menteri Pariwisata (Menpar) Arif Yahya meminta Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI), menyiapkan strategi dalam melakukan promosi pariwisata Indonesia. “Kami meminta pengurus BPPI secepatnya dalam satu-dua hari ini dapat memberikan masukan dan solusi promosi pariwisata hasil dari kajian dan telaah yang telah dimiliki melalui Direktorat Jenderal Pemasaran Pariwisata,” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta, seperti dilansir antara, Minggu (2/11).Dalam lima tahun ke depan, sektor pariwisata diharapkan dapat menarik sebanyak 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) atau dua kali lipat lebih besar dibandingkan posisi akhir 2014 yang diperkirakan mencapai 9,5 juta wisman.Kemenpar, berencana meningkatkan kualitas destinasi wisata, termasuk 15 destinasi wisata unggulan yang masuk sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Jumlah tersebut, akan bertambah menjadi 25 KSPN.

“Harapan besar bagi sinergi yang akan terbangun sehingga dapat mewujudkan program pemerintah yang menempatkan pariwisata sebagai sektor jasa yang didorong agar tumbuh tinggi,” katanya.

Ketua BPPI Yanti Sukamdani menjelaskan, pihaknya telah mengembangkan beberapa program dan kegiatan yang dilaksanakan ketika bermitra dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bahkan, di tingkat Provinsi saat ini sudah terbentuk sebanyak 20 Badan Promosi Pariwisata Daerah.

Dia mengharapkan, adanya perubahan tugas dan fungsi kementerian, diharapkan bisa lebih fokus, dalam peningkatan infrastruktur maupun kualitas destinasi pariwisata di daerah serta kegiatan promosi.

“Seat capacity saat ini sudah tercukupi oleh berbagai maskapai penerbangan, baik penerbangan internasional maupun domestik. Namun, belum maksimal dimanfaatkan,” kata Yanti Sukamdani.

Potensi yang paling besar untuk dikembangkan adalah, menurut dia, yang harus dikejar adalah passenger ship cruise. Namun, saat ini masih terkendala dengan banyaknya regulasi yang belum mendukung serta tersedianya pelabuhan kapal pesiar yang belum memadai di daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *