Menparekraf minta pelaku pariwisata di Bali belajar dari China

chinaPenelitian Pariwisata | RIPPDA-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu mengumpulkan para pelaku pariwisata di Bali dalam menghadapi MEA 2015, di Nusa Dua, Bali. Mari Pangestu menyebutkan bahwa telah terjadi perkembangan pariwisata di dunia sejak tiga tahun terakhir. Bahkan saat ini, katanya China menjadi pariwisata dunia yang terbesar. “Kita perlu belajar banyak terhadap pariwisata China. Semua promosi yang serba online dengan menggunakan semua bahasa yang ada di dunia. Ini yang perlu kita contoh dari China,” kata Pangestu di Nusa Dua, Bali, Jumat sore (26/9).
Bahkan semua celah promosi diterapkan oleh pemerintah China, demikian Pangestu menyebut bahwa ada salah satu promosi China bisa melalui promosi film. “Saya pernah melihat salah satu film China yang secara tidak langsung menunjukkan pariwisata alam China. Dengan film tersebut, justru jutaan wisatawan berkunjung ke lokasi tersebut,” ujarnya.

Apa yang diterapkan China katanya perlu dicontoh dan lebih kreatif lagi dalam mengembangkan SDM bagi peningkatan pelaku pariwisata. Banyak contoh film-film asing yang dibuat di Indonesia mampu merangsang sejumlah wisatawan datang ke Indonesia. “Alangkah indahnya kalau itu karya dari anak bangsa kita sendiri,” sentilnya.

Ia juga menyinggung agar para pelaku Stakeholder perlu peningkatan SDM khususnya yang bisa bahasa China. “Ini PR besar bagi kita untuk bisa menggiring wisatawan China ke Indonesia. Target kita untuk tahun ini harus mampu menggiring 1 juta wisatawan China ke Indonesia. Sekelas Kamboja mampu sampai tembus hampir 2 juta tamu China yang datang. Kita bagaimana?” tantang Pangestu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *