Kirana, Susun Bussines Plan (Rencana Bisnis) 4 Hotel milik Pemerintah Propinsi Jawa Tengah

87216_terowongan_bawah_tanah_yang_berada_di_komplek_wisata_tamansari__yogyakarta_663_382Perencanaan pengembangan suatu bisnis memerlukan adanya analisis yang tepat atas kondisi internal dan eksternal lingkungan usaha. Selain itu, diperlukan pula perencanaan pada arah strategi pengembangan yang diharapkan. Termasuk Sumber Daya Manusia (SDM), perencanaan mengenai pembiayaan, pemasaran, peningkatan kualitas pelayanan, maupun rencana manajemen internal. Laporan perencanaan bisnis ini memuat perencanaan pengembangan hotel milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelayanan Informasi dan Pengembangan Usaha Sarana Pariwisata. Resort hotel sendiri merujuk pada usaha jasa hotel yang berlokasi di pegunungan atau pantai, serta dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari kegiatan berwisata.

Pada awalnya, keempat hotel yang dikelola oleh UPT Balai Pelayanan Informasi dan Pengembangan Usaha Sarana Pariwisata tersebut diperuntukkan bagi pejabat dan pihak-pihak tertentu saja. Pada perkembangannya, keempat hotel saat ini dikelola dan ditujukan sebagai bagian dari akomodasi wisatawan umum. Selain itu, keempat hotel tersebut berada di lokasi strategis, sehingga masih dapat terus dikembangkan. Permasalahannya, dalam tata kelolanya saat ini masih terdapat beberapa kendala yang membuat tingkat kunjungan, okupansi, dan pendapatan dari keempat hotel masih belum optimal.

Kondisi inilah yang membuat pengelola keempat hotel tidak dapat dilepaskan dari kompetisi dengan perusahaan swasta penyedia jasa akomodasi lain di sekitarnya. Oleh sebab itu, diperlukan strategi yang tepat untuk mengelola keempat hotel sehingga dapat meningkatkan kunjungan tamu, okupansi, dan pendapatan jika dibandingkan dengan kompetitornya sehingga diperlukan sebuah perencanaan bisnis.

Urgensi dari rencana bisnis ini berkaitan dengan beberapa hal. Peningkatan kunjungan pariwisata ke Provinsi Jawa Tengah secara umum tidak dapat dilepaskan dari kunjungan ke beberapa Daya Tarik Wisata lokasi empat hotel aset Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut, yaitu Karimunjawa, Kopeng, Baturaden, dan Tawangmangu. Kondisi nyata dilapangan saat ini dapat dilihat bahwa pasar dan kebutuhan yang ada masih cukup terbuka.  Hal ini ditengarai dari letak hotel yang dekat dengan Daya Tarik Wisata dan strategis di jalan-jalan utama memudahkan akses tamu. Selain itu, pada saat high season ataupun setiap akhir pekan, tingkat hunian hotel selalu penuh. Oleh karena itu, PT Kirana Adhirajasa Indonesia bekerjasama dengan Dinas kebudayaan dan pariwisata Propinsi Jawa Tengah melakukan penyusunan Rencana Bisnis. Kegiatan ini dilaksanakan selama 90 hari kerja dan berlokasi di Jawa Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *