Kampung Wisata Di Kota Yogyakarta Bertumpu Pada Daya Tarik Heritage

Berkembangnya Kampung wisata dikota Yogyakarta tentu saja memiliki imbas yang positif dalam dunia kepariwisataan. Meskipun istilah kampung wisata ini hanya ditemukan di Kota Yogyakarta.  Surat kabar kelas dunia, The New York Times belum lama ini merilis 56 tempat yang layak dikunjungi pada 2014 melalui website resminya. Dalam deretan kota-kota menarik di dunia itu, Yogyakarta ternyata masuk dalam deretan ke 20 di dunia bersanding denganDubai, Vatikan dan Selandia Baru. Sedangkan deretan pertama diduduki oleh Cape Town di Afrika Selatan.  “Yogyakarta,Indonesia. A volcano, a temple, a shrine and now a place to stay,” demikian kutipan dalam artikel itu.  Dalam artikel yang sama dijelaskan, wilayah Keraton Kasultanan Yogyakarta menyuguhkan banyak hal yang mampu menyihir pengunjungnya. Bagaimanapun keberadaan bangunan  heritage bagi kampung wisata atau desa wisata di Kota Yogyakarta sangat mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan yang datang.

Hal ini terungkap dari hasil studi yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Yogyakarta bersama dengan PT Kirana Adhirajasa Indonesia tentang kampung wisata Kota Yogyakarta. Kajian ini diharapkan dapat sebagai pedoman dalam mengembangkan potensi kampung wisata di Koa Yogyakarta baik yang berkatergori mantab, kategori, berkembang dan kategori rintisan. Keunikan dan fenomena keberadaan kampung wisata tersebut memiliki daya tarik tersendiri dan mulai banyak masyarakat yang tertarik untuk mengunjungi. Kampung wisata di Kota Yogyakarta masih kental dengan aneka ragam budaya tradisi masyarakat yang layak dipertahankan. Dengan fakta tersebut maka keberadaan kampung di Kota Yogyakarta dimasa  mendatang diyakini dapat dijadikan sebuah daya tarik wisata melalui berbagai upaya cipta kondisi dan bahkan dapat menjadi ikon baru sebagai daya tarik wisata Kota Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *