Kajian Pengembangan Seni Pertunjukan di Destinasi Pariwisata:

Kajian Penelitian Pariwisata -Kekayan alam merupakan sumber daya utama yang mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi wilayah. Salah satu penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada era otonomi daerah adalah sektor kepariwearable art1wisataan, dengan sifatnya yang multi sektor dan multi efek berpotensi untuk menghasilkan pendapatan yang besar. Dengan berkembangnya sektor kepariwisataan akan menghasilkan pendapatan wilayah dari berbagai sisi diantaranya retribusi masuk obyek wisata, pajak hotel, restoran dan industri makanan, perijinan usaha pariwisata maupun penyerapan tenaga kerja dari sektor formal maupun informal. Daerah Istimewa Yogyakarta selain memiliki potensi wisata yang sangat melimpah dan bervariasi, juga memiliki seni dan budaya yang sangat beragam.

Dengan banyaknya kesenian yang ada, tentunya perlu adanya sebuah kajian yang dapat dijadikan acuan sebagai pengembangan seni pertunjukan di destinasi pariwisata yang ada, sehingga nantinya kesenian di tiap-tiap obyek wisata dapat disuguhkan dan ditampilkan dengan performa terbaik. Untuk mendukung rencana tersebut, melalui Pemerintah Daerah DIY dalam hal ini Dinas Pariwisata DIY untuk anggaran tahun 2017 ini memprogramkan pembuatan KAJIAN PENGEMBANGAN SENI PERTUNJUKAN DI DESTINASI PARIWISATA bekerjasama dengan PT. Kirana Adhirajasa Indonesia. Diharapkan kajian tersebut dapat menjadi panduan atau perencanaan dan pengembangan seni pertunjukan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pekerjaan ini dilaksanakan selama 90 hari dan mulai pada Bulan 14 Juni 2017 dan berakhir pada 11 September 2017