Kajian Kelompok Sadar Wisata Jawa Tengah Tahun 2018

Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah tujuan wisata utama, karena memiliki daya tarik wisata budaya dan alam. Kekayaan wisata tersebut diharapkan menjadi pusat perhatian dan kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Kegiatan pembangunan kepariwisataan berpengaruh pada peningkatan peran masyarakat yang secara luas memerlukan berbagai upaya pemberdayaan (empowerment) masyarakat, yang diharapkan masyarakat dapat berperan lebih aktif dan optimal sekaligus menerima manfaat positif.

Karena, salah satu aspek mendasar bagi keberhasilan pembangunan kepariwisataan adalah diciptakannya lingkungan dan suasana kondusif yang mendorong tumbuh-kembangnya kegiatan kepariwisata. Selain itu, keberadaan Pokdarwis memberikan keuntungan bagi setiap desa, di antaranya dapat merumuskan potensi wisata alam, budaya yang ada di desanya. Selanjutnya, pokdarwis dapat mengembangkan potensi wisata desa yang ditunjukan untuk mengembangkan kesejahteraan masyarakat.
Tercatat sebanyak 631 pokdarwis pada tahun 2017 di Provinsi Jawa Tengah, sebanyak 202 merupakan pokdarwis rintisan, dan 429 merupakan pokdarwis ber SK. Sehingga, dalam penyusunan program Pokdarwis dibutuhhkan partipasi dan peran aktif dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat agar program tersebut dapat berlanjut.

Kata kunci :Jawa Tengah, Pariwisata, Kelompok Sadar Wisata