Indonesia Bagian Timur, Pariwisata Masa Depan

Penelitian Pariwisata | Konsultan Pariwisata | RIPPDA- Destinasi Indonesia bersama TripTrus.Com gelar Indie Travel Mart 2014. Even yang diikuti 16 operator trip indie itu menawarkan paket-paket perjalanan tidak biasa. Mulai dari Pahawang, Kiluan (Lampung), Badui, Sawarna, Ujung Kulon (Banten), Gunung Padang (Cianjur) Green Canyon (Sukabumi) dan masih banyak loka wisata eksotis lainnya, dengan harga paket mulai Rp 100.000 hingga jutaan rupiah.Even ini dibuat untuk mempertemukan operator trip indie dan masyarakat, yang selama ini memasarkan paket perjalanan dengan basis komunitas, dari mulut ke mulut dan via media sosial, dengan sistem open trip. Even yang direncanakan setiap tahun itu, didukung Kementrian Pengangunan Daerah Tertinggal (KPDT), Kemenparekraf, dan Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI).



Yanti Soekamdani dari BPPI menjelaskan, program institusinya meliputi tiga hal. Yaitu Green Tourism, Creative Tourism, dan Low Season Tourism. Di tengah ketiga program itulah, BPPI menggelar berbagai even lainnya, termasuk mendukung potensi pariwisata di Indonesia bagian Timur. “Intinya kita juga turut mempromosikan Indonesia bagian Timur, meski kendalanya tidak kecil,” katanya di temui di FX Sudirman Jakarta.

Tatang mewakili KPDT mengatakan, meski penuh kekurangan, pariwisata di Indonesia bagian Timur adalah “pariwisata masa depan. Hal itu terjadi, karena selain kekayaan alam Indonesia bagian Timur cukup banyak, sekarang ditambah dengan perbaikan infrastrukturnya.(Munady/A-147)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *