Gunung Api Purba Menjadi Icon Gunung Kidul dalam Travel Pattern DIY

Keberadaan Gunung Api Purba di Gunung Kidul menjadi daya tarik tersendiri dan menjadi Icon bagi Gunung Kidul dalam Travel Pattern DIY (Pola Kunjungan Wisatawan DIY). Gunung Api purba ini menjadi titik sebaran ke beberapa obyek lainnya di Gunung Kidul seperti Purwosari, Gambar, Garotan, Karang Mojo sampai Semanu, Girisubo dan Sadeng. Gunung api purba ini diharapkan tidak hanya mampu menarik wisatawan yang berbasis mass tourism saja namun juga mampu menarik wisatawan yang berbasis minat khusus. Keberadaan Gunung Nglanggeran menjadi menarik karena gunung api purba ini pernah aktif puluhan juta tahun lalu. Terletak di kawasan karst Baturagung, gunung yang litologinya tersusun oleh fragmen material vulkanik tua ini memiliki dua puncak yakni puncak barat dan puncak timur, serta sebuah kaldera ditengahnya. Saat ini Gunung Nglanggeran berupa deretan gunung batu raksasa dengan pemandangan eksotik serta bentuk dan nama yang unik dengan beragam cerita rakyat sebagai pengiringnya. Gunung-gunung tersebut biasanya dinamakan sesuai dengan bentuknya, seperti Gunung 5 Jari, Gunung Kelir, dan Gunung Wayang.

travel pattern diy

Penyusunan Pola Perjalanan Wisata (travel Pattern) tidak hanya di Kabupaten Gunung Kidul saja namun di setiap destinasi dan daerah tujuan  wisata di Indonesia. Penyusunan travel patttern ini  bertujuan agar setiap daerah dapat mengembangkan  kepariwisataan masing—masing dengan pola yang baku sesuai dengan kondisi daerahnya dan diharapkan pola tersebut bisa mengikuti perubahan atau tren pariwisata yang selalu berkembang. Perencanaan pola terjalanan wisata meliputi beberapa komponen yaitu daya tarik wisata, kemasan produk yang suydah berjalan atau masih berupa potensi, wilayah, sarana dan pelayanan, peran pemangku kebijakan, serta citra atau karakter daya tarik dan atraksi sehingga mampu bersaing dengan pola perjalanan di destinasi wisata lainnya.  Pola perjalanan wisata akan berkaitan erat dengan perkembangan daya tarik wisata. PT Kirana Adhirajasa Indonesia bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DIY melakukan survei penyusunan Travel Pattern DIY. Kegiatan Survei ini dilakukan di Wilayah DIY sepanjang bulan November dan Desember 2013. Harapannya nanti dari hasil survei ini dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi terkait travel pattern. Dalam kesempatan survei dilibatkan beberapa pelaku wisata dari HPI DIY, ASITA DIY serta unsur-unsur stakeholder pariwisata lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *