Gubernur Datangi Lokasi Wisata dengan Trail

Penelitian Pariwisata|Konsultan Pariwisata |RIPPDA| RIPOW -Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mempunyai cara tersendiri untuk mengetahui daerah yang dipimpinnya. Dia tidak blusukan dengan jalan kaki ke pasar-pasar. Namun, lelaki 50 tahun itu datang ke objek wisata Lubuk Nyarai di Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, dengan motor trail. Dia datang didampingi Camat Lubuk Alung, beberapa tokoh masyarakat, dan pemuda kreatif pengelola wisata alam Lubuk Nyarai, Kamis (1/5).

Setelah mengunjungi kawasan itu, dia menyatakan akan berupaya membangun fasilitas yang memadai untuk menunjang pengembangan wisata alam Lubuk Nyarai. Menurut dia, Lubuk Nyarai merupakan salah satu referensi yang menarik bagi penggemar wisata tracking, uji nyali, dan stamina. Lokasi wisata di Hutan Gamaran tersebut menawarkan keindahan alam yang menawan.

Namun, lokasi wisata itu belum dijamah banyak orang. Sebab, Lubuk Nyarai masih jarang diketahui. Untuk ke sana, jarak yang ditempuh sekitar dua atau tiga jam dengan berjalan kaki. Meski begitu, rasa capek tersebut terbayar dengan sensasi alamnya. ’’Pemuda di sekitar lokasi juga mampu melayani dan mengelola wisata alam dengan baik,’’ pujinya.

Awalnya, objek wisata alam Lubuk Nyarai ditemukan Riko dan teman-teman pada 1,5 tahun lalu. Mereka lantas mengajukan permohonan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Padang Pariaman untuk mendirikan tempat wisata di sana. Pada 2013, mereka meresmikan dan mengelola kawasan tersebut sebagai objek wisata. Dalam pengelolaannya, mereka dibina dan diawasi Dinas Pariwisata Kabupaten Padang Pariaman.

Sementara itu, untuk mengunjungi objek wisata tersebut, wisatawan dapat melintasi jalan-jalan setapak di dalam hutan dengan ditemani seorang pemandu wisata. Wisatawan juga akan melintasi beberapa tepian bukit dan sungai. Mayoritas wisatawan yang datang mempunyai hobi berkegiatan alam. Namun, ada juga yang datang untuk melakukan prewedding

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *