Category Archives: Uncategorized

Banyuwangi Kembangkan Wisata Pelayanan Publik

penelitian pariwisata – Seakan tak pernah habis inovasi pengembangan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi. Kali ini ada model baru yang akan ditawarkan kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa, ini. Salah satunya menjadikan pusat pelayanan publik di Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. “Banyuwangi selama ini telah dikenal sebagai destinasi wisata dengan pesona alam dan kekayaan seni-budaya yang dibalut dalam berbagai festival. Kita ingin ada lokomotif wisata baru yaitu dengan menjadikan sektor-sektor pelayanan publik sebagai destinasi wisata yang menarik. Hal ini sudah banyak dilakukan di negara-negara maju,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada wartawan, usai rapat dengan sejumlah dinas, Selasa (6/2/2018).Anas mengaku inovasi pelayanan publik Pemkab Banyuwangi selama ini telah mendapat pengakuan, baik dari dalam maupun luar negeri. Banyak daerah berkunjung ke Banyuwangi untuk melakukan kolaborasi guna meningkatkan pelayanan publik. Wisata studi pelayanan publik itu ikut berkontribusi menggerakkan ekonomi lokal, karena jumlahnya dalam setahun bisa mencapai 100.000 orang. Continue reading

Pariwisata 2017, Tinjauan dari Kementrian Pariwisata

Penelitian Pariwisata – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menggelar Jumpa Pers Akhir Tahun 2017, merupakan wujud kongkrit penyampaian informasi yang transparan, komprehensif dan akuntabel tentang kinerja kementerian selama tahun 2017 dan pemaparan program prioritas yang akan dilaksanakan pada 2018, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata Jakarta, Kamis (21/12).  Menpar didampingi Pejabat Eselon 1 di lingkungan Kementerian Pariwisata, Tenaga Ahli Kemenpar, Ketua Umum GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) Didien Junaedy, Ketua PHRI Haryadi Sukamdani merangkap sebagai Ketua Pelaksana Progam Visit Wonderful Indonesia (VIWI) 2018, serta ketua asosiasi pariwisata lainnya. Menpar Arief Yahya menjelaskan, capaian angka sementara jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada periode Januari hingga Oktober 2017 secara kumulatif sebesar 11.617.828 wisman atau tumbuh 24% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebanyak 9.403.614 wisman. Diproyeksikan hingga akhir Desember 2017, jumlah kunjungan wisman mencapai 14 juta wisman.

 

Continue reading

Pemda Ditantang Kambangkan Pariwisata Dengan Teknologi Digital

kawasan-wisata-mandeh-_150604182114-486Penelitian Pariwisata– Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menantang pemerintah daerah mengembangkan pariwisata dengan memanfaatkan teknologi digital. Pariwisata menurutnya dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. “Salah satu jualan dan penggerak ekonomi nasional adalah pariwisata. Tugas kita sekarang bagaimana mengawinkan pariwisata dan digital,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (17/11/2017). Rudiantara menuturkan penggunaan teknologi digital dalam pariwisata sebuah keniscayaan. Dia mencontohkan, dulu NTB dikenal dengan Newmont, saat ini ujung tombak ekonomi adalah pariwisata.
Continue reading

Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kota Tebing Tinggi (RIPPAR Kota)

naskah akademikPengembangan sektor pariwisata di suatu daerah akan menarik sektor lain untuk berkembang. Hal ini disebabkan bahwa, untuk menunjang industri pariwisata, diperlukan produk-produk penunjang dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, kerajinan rakyat, peningkatan kesempatan kerja, dan  lain  sebagainya.  Pengembangan  pariwisata  yang  tepat dan optimal dapat menjadi salah sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD). Untuk dapat  meningkatkan  potensi  pariwisata  tersebut,  yang  perlu  dilakukan adalah merencanakan pengembangan wisata agar dapat lebih baik dari sebelumnya. Continue reading

Sleman Lakukan Kajian Deliniasi dan Review RIPPARKAB

Blethrow_merapi1RIPPARDA RIPPARKAB – Dalam rangka menjawab kebutuhan deliniasi dalam rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten Sleman dan  berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 11 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPK) Daerah Tahun 2015 – 2025 belum mencakup pembagian pembatasan peta kawasan pariwisata. Oleh karena itu seperti yang tertulis pada pasal 6 ayat (3) RIPK sebagaimana dimaksud dapat dilakukan evaluasi paling sedikit 1 (satu) kali dalam 5 (lima) tahun. Sehingga pada Tahun 2017 di Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman akan dilaksanakan Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pengembangan Destinasi Pemasaran Pariwisata yang salah satu keluarannya yaitu Review RIPK. Dengan adanya Review RIPK Kabupaten Sleman diharapkan akan menghasilkan RIPK yang lengkap dan dapat digunakan sebagai acuan pembangunan kepariwisataan yang komprehensif.  Adapun sasara Review RIPK adalah : Continue reading

Dinas Kebudayaan DIY Lakukan Penyusunan Kajian Promosi Yogyakarta Sebagai Warisan Budaya Dunia

gambar-tugu-jogja dimalam hariYogyakarta merupakan Ibukota Provinsi dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan salah satu dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Yogyakarta sebuah kota yang kaya predikat, baik berasal dari sejarah maupun potensi yang ada, seperti sebagai kota perjuangan, kota kebudayaan, kota pelajar, dan kota pariwisata. Menurut Babad Gianti, Yogyakarta atau Ngayogyakarta (Bahasa Jawa) adalah nama yang diberikan Paku Buwono II (Raja Mataram tahun 1719-1727) sebagai pengganti nama pesanggrahan Gartitawati. Yogyakarta berarti Yogya yang kerta, Yogya yang makmur, sedangkan Ngayogyakarta Hadiningrat berarti Yogya yang makmur dan paling utama. Sumber lain mengatakan, nama Yogyakarta diambil dari nama (ibu) kota Sanskrit Ayodhya dalam cerita Ramayana. Dalam penggunaannya sehari-hari, Yogyakarta lazim diucapkan Jogja(karta) atau Ngayogyakarta (Bahasa Jawa) . Continue reading