Category Archives: Tourism Hot News

PARIWISATA JATENG: Pembenahan Infrastruktur Mendesak Direalisasikan

Pelatihan Pariwisata  | Jadwal Pelatihan Pariwisata 2015

pemkot-butuh-perda-rencana-induk-pariwisata-AVtPemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kota/kabupaten bagi pembenahan infrastruktur dapat direalisasikan secepatnya guna mendukung promosi pariwisata di wilayahnya.Kepala Bidang Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah Trenggono mengakui buruknya infrastruktur dasar masih menjadi kendala bagi pemda untuk mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Padahal, jelasnya, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara melalui kapal pesiar atau cruise yang singgah di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang tergolong tinggi. Continue reading

Perkiraan Tren Pariwisata Indonesia 2015

kawah-putih-ciwidey-_120519053510-972Salah satu tren pariwisata Indonesia di Tahun 2015 adalah Ekowisata. Ekowisata berawal dari keprihatinan dunia terhadap kerusakan lingkungan yang salah satunya diakibatkan oleh pembangunan pendukung pariwisata. Sebut saja menjamurnya bangunan hotel dan vila di kawasan hijau. Termasuk juga mulai terkikisnya nilai tradisi dan budaya lokal akibat komersialisasi wisata.Ekowisata didasari bangkitnya kembali semangat melindungi nilai-nilai alam. Mudahnya, boleh saja liburan dan berpetualang di alam bebes namun jangan sampai merusak lingkungannya. Sampai saat ini para pelaku pariwisata masih terus berusaha mengembangkan rumusan dan standar Ekowisata. Misalnya, sejauh mana batasan lingkungan alam boleh dikomersialisasikan untuk kepentingan pariwisata. Hal terpenting adalah bagaimana agar pariwisata justru menguntungkan pelestarian lingkungan. Continue reading

Kondisi Pariwisata Indonesia Stabil, Ini Target Menpar Tahun 2015

Penelitian Pariwisata |Diklat Pariwisata | RIPPDA | NESPARDA

Pebalap sepeda Tour de Singkarak 2013 melintasi kelokan 30 di kawasan obyek wisata Danau Mainjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Memasuki hari-hari di penghujung tahun, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengumumkan laporan akhir tahun dan memberikan penjelasan umum mengenai kinerja Kementerian Pariwisata selama satu tahun terakhir.“Saya cukup senang, melihat pergerakan dunia pariwisata yang cenderung stabil. Capaian angka sementara jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tahun ini ialah sebesar 9,3 juta. Bila dikalkulasikan angka 7.755.616 sudah kita dapati pada periode Januari hingga Oktober. Lalu meningkat hingga 12,34 persen di penghujung Oktober. Apabila capaian pada bulan November dan Desember ini signifikan, maka target akhir tahun ini dengan angka 9,3 juta hingga 9,5 juta wisman optimis tercapai. Sedangkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada tahun 2014 sebanyak 251 juta perjalanan,” ungkap Arief, di Jakarta, Selasa (23/12/2014). Continue reading

Pariwisata Indonesia Bakal Maju di Tangan Jokowi, Asal…

Penelitian Pariwisata | Diklat RIPPDA-

gua pindulJakarta Tourism Business Forum (JTBF) 2014 yang digelar mulai tanggal 2 Desember dan berakhir hari ini, Jumat 5 Desember 2014 berhasil mendatangkan beragam pendapat serta apresiasi dari para peserta.Seperti pendapat yang datang dari Lim Herh Kim MBA, Director of Asia Pacific Tourism & Cultural Council, peserta dari Singapura yang dalam gelaran JTBF 2014 berperan sebagai ‘buyers’ ini berpendapat bahwa pariwisata di Jakarta, khususnya Indonesia secara keseluruhan akan mengalami kemajuan yang pesat di tangan presiden Republik Indonesia ketujuh, Joko Widodo.
Continue reading

Pengembangan Pariwisata Kabupaten Bandung Belum ‘Bunyi’

Penelitian Pariwisata | RIPPDA –

 kawah-putih-ciwidey-_120519053510-972Pengembangan pariwisata di Kabupaten Bandung dinilai belum digarap secara menyeluruh. Hal tersebut membuat pemkab belum secara maksimal mendapatkan PAD dari sektor pariwisata. Padahal, potensi pariwisata di Kabupaten Bandung cukup besar. ”Belum maksimal, sekarang masing berjalan sendiri -sendiri, walaupun sudah ada MoU tapi belum di-break dengan utuh. Jadi belum bunyi,” kata Bupati Bandung Dadang Naser kepada Republika di Bandung, Kamis (27/11). Dadang mengatakan, pengelolaan sektor pariwisata di Kabupaten Bandung haruslah menyeluruh. Tidak bersifat parsial, sehingga terkesan para pemangku tempat -tempat wisata saling bersaing dan tidak saling dukung.”Makanya kita menuju ke depan jangan parsial. Semuanya harus saling terhubung. Tidak ada persaingan yang tidak sehat,” jelas Dadang.
Continue reading