Category Archives: Pelatihan RIPPAR Kabupaten/Kota/Propinsi/RIPPDA

Kirana Bekerjasama dengan TNC Selenggarakan Pelatihan Penyusunan RIPPDA di BALI

tncPelatihan RIPPDA | Diklat RIPPDA -The Nature Conservancy (TNC) bekerjasama dengan pelatihanpariwisata.com (PT. Kirana Adhirajasa Indonesia) selenggarakan pelatihan Penyusunan RIPPDA (Rencana Induk Pembangunan Parwisata Daerah) bertempat di Aston Hotel Kuta Bali yang diselenggarakan mulai tanggal 8-10 Oktober 2014. The Nature Conservancy Program Indonesia sendiri sesuai visi misinya merupakan program peningkatan kesejahteraan Indonesia tanpa mengorbankan keberlanjutan alam bagi generasi saat ini dan mendatang dengan cara mendorong nilai penting alam, mempercepat transformasi di bidang konservasi dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan melalui serangkaian kegiatan pengelolaan kawasan lindung, konservasi spesies penting, dan pemberdayaan masyarakat. Continue reading

Investasi pariwisata tumbuh pesat

Perikanan dan PariwisataPariwisata| RIPPDA | RENCANA INDUK PEMBANGUNAN PARIWISATA DAERAH – Kepala Deputi Investasi Pariwisata Direktorat Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf Henky Manurung menyatakan pertumbuhan investasi pariwisata pada semester pertama 2014 pesat mencapai 114,68 persen. “Pada semester pertama pada tahun 2014 dengan realisasi angka mencapai 255,99 juta dolar AS. Menurut saya pencapaian ini sangat signifikan,” katanya di sela-sela acara “Tourism, Hotel Investment & Networking Conference (THINC)” di Nusa Dua, Bali, Kamis. Ia mengatakan dari angka tersebut yang dari penanaman modal asing (PMA) bernilai 243,035 juta dolar AS dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) 12,956 juta dolar AS.  “Yang paling menarik adalah pertumbuhan investasi lokal atau dari investor lokal meningkat pesat. Sebelumnya enam berbanding satu, namun saat ini naik menjadi enam berbanding empat,” ujarnya. Continue reading

Relokasi Warga Pengudang – Demi Proyek Pariwisata, Kehidupan Warga Dipertaruhkan

Penelitian Pariwisata | RIPPDA- Kendati Bupati Bintan Ansar Ahmad sudah menegaskan akan merelokasi warga Desa Pengudang, Kecamatan Teluksebong ke tempat lain, namun Pemkab sendiri belum bisa memastikan persisnya di mana lokasi baru sebagai tujuan relokasi.  Wakil Bupati Bintan Khazalik mengatakan, saat ini Pemkab tengah membentuk tim relokasi warga Desa Pengudang, terdiri dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan PT Buana Megawisatama (BMW). “Dari Pemkab di antaranya Bappeda dan SKPD lain yang berwenang terlibat dalam tim ini. Tapi, untuk titik koordinatnya atau lahan (untuk relokasi) masih perlu kita pastikan,” kata Khazalik, di Kijang, kemarin. Untuk warga Kampung Pengudang Dalam, hampir dipastikan seluruhnya direlokasi.
Continue reading

Tiga Kementerian Dorong Pengembangan Pariwisata Nias

Penelitian Pariwisata | RIPPDA | RIPOW -Tiga kementerian berkomitmen mendorong pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, agar menjadi poros utama penggerak perekonomian di kawasan ini.  Ketiga kementerian tersebut adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Komitmen ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pengembangan pariwisata Nias antara pemerintah Pusat yang diwakili tiga kementerian dan seluruh bupati/wali kota di Kepulauan Nias. Continue reading

Lima Desa di Purworejo Terima PNPM Pariwisata Rp 500 Juta

Konsultan Pariwisata RIPPDA-Sebanyak lima desa di Kabupaten Purworejo akan mendapat bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Pariwisata senilai Rp 500 juta pada tahun 2014. Dana tersebut rencananya digunakan memfasilitasi pengembangan potensi wisata yang terdapat di lima desa. Calon penerima bantuan terdiri atas Desa Tlogoguwo, Somongari dan Kaliharjo di Kecamatan Kaligesng, Karangrejo Loano dan Keburuhan Ngombol. “Dana belum cair, masih dalam proses,” ungkap Lilos Anggorowati Kepala Bidang Pariwisata Dinas Koperasi Perdagangan Perindustrian dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, saat ditanya KRjogja.com, Selasa (25/02/2014). Pemanfaatan dana PNPM Pariwisata disesuaikan dengan potensi yang dimiliki desa penerima. Selain itu, untuk memastikan penggunaan yang tepat sasaran, pemerintah bekerjasama dengan konsultan manajemen swasta sebagai tim pendamping desa.

Continue reading

Pelatihan Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Propinsi/Kabupaten/Kota (RIPPAR/RIPPDA)

jokowiPariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah. Hal ini disebabkan pariwisata mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan Indonesia khususnya sebagai salah satu penghasil devisa negara. Dalam Undang-undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan pada pasal 8 perencanaan pengembangan kepariwisataan dapat diatur melalui rencana induk pembangunan kepariwisataan. Pada pasal 8 tersebut dijelaskan bahwa pembangunan kepariwisataan dilakukan berdasarkan rencana induk pembangunan kepariwisataan yang terdiri atas rencana induk pembangunan kepariwisataan nasional, rencana induk pembangunan kepariwisataan provinsi, dan rencana induk pembangunan kepariwisataan kabupaten/kota. Continue reading