Category Archives: Kegiatan Konsultasi Pariwisata

Kajian Wearable Art Inspirasi Yogyakarta: Integrasi Antara Manusia Dengan beberapa unsur lingkungan dan sosial masyarakat yang dominan

wearable art1Dalam kesimpulan kajian Kajian Wearable Art Inspirasi Yogyakarta yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Yogyakarta bekerjasama dengan PT. Kirana Adhirajasa Indonesia terdapat 2 kesimpulan yaitu, pertama Konsep model Wearable Art Yogyakarta merupakan bentuk integrasi antara manusia dengan beberapa unsur lingkungan dan sosial masyarakat yang dominan. Output model Wearable Art Yogyakarta berupa fashion dalam hal ini adalah produk dan desain serta aksesoris yang memiliki ciri khas Yogyakarta. Sedangkan kedua secara teknis pendekatan proses penciptaan karya-karya wearable art dapat melalui beberapa model kerja, antara lain: karya mandiri perancang busana, kolaboratif, kerjasama antara dua kreator atau lebih, inspirasi atas suatu hasil karya seni yang ada di ranah global dan Nusantara termasuk Yogyakarta: seni rupa, seni musik, seni pertunjukkan, seni tradisi, seni masyarakat,  seni jalanan, seni populer, seni media baru, dan lain sebagainya. Continue reading

Penghitungan Kunjungan dan Lama Tinggal Wisatawan di Kota Yogyakarta 2015

tugu jogjaPT Kirana Adhirajasa Indonesia bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta lakukan  Penghitungan Kunjungan dan Lama Tinggal Wisatawan di Kota Yogyakarta 2015.   Pariwisata sebagai salah satu sektor yang cukup berpengaruh terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor pariwisata terus berkembang seiring dengan perkembangan infrastruktur yang begitu cepat. Akomodasi bagi wisatawan merupakan salah satu infrastruktur yang sangat diperlukan, sehingga saat ini pertumbuhan hotel di Yogyakarta khususnya di Kota Yogyakarta sangat pesat, hingga saat ini jumlah hotel di wilayah Yogyakarta tercatat sebanyak 1.160 hotel. Sebanyak 60 diantaranya merupakan hotel bintang dengan 6.000-an kamar dan 1.100 hotel lainnya merupakan hotel kelas Melati dengan 12.660 kamar. Continue reading

RIPPDA: Karimunjawa Bukan Satu-Satunya Obyek Wisata Yang Menarik Di Jepara

furniture-jeparaDalam Review Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA)  Kabupaten Jepara dipaparkan beberapa obyek wisata yang terbagi beberapa jenis daya tarik diantaranya (1) Daya Tarik Wisata Alam Bahari meliputi Panta Kartini, Pantai Tirto Samudro, Wisata Kepulan Karimunjawa, Pulau Panjang, Pulau Mandalika, Pulau Pailus, Pulau Pungkruk, Pantai Bondo, Pantai Banyutowo, Waterboom Alamoya, (2) Daya Tarik Wisata Budaya yang meliputi perang Obor/ Obor-Oboran, Gamelan Gong Senen, Lomba Pekan Swalan, Pesta Baratan dan Tradisi Jembul Tulakan (3) Daya Tarik Wisata Kerajinan Sentra Kerajinan Rotan, Kerajinan Patung, Kerajinan Kain Troso, Kerajinan Grabah, Kerajinan Konveksi, dan kerajinan Monel (4) Daya Tarik Wisata Sejarah dan Religi meliputi Benteng Portugis, Makam dan Majid Mantingan, Museum Kartini, Benteng VOC, Pendopo Kabupaten, Klenteng Hian Thian, Monumen Ari-ari dan sonder Kalimanyat. (5) Daya Tarik Agrowisata, Kluster Buah Durian di Kecamatan Batealit, Kecamatan Tahunan, dan kecamatan Pakis Aji, Kluster Jeruk Siam di Kecamatan Nalumsari;Kluster Belimbing di Kecamatan Welahan, dan Kecamatan Ketileng; Kluster Kambing PE di Kecamatan Donorejo

Continue reading

RIPOW Untuk Dua Obyek Wisata Trenggalek dibahas Dispora

ripow gua lowoBertempat di Aula Disbudpora Kabupaten Trenggalek Jumat (13/10) Tim penelitianpariwisata.com yang diketuai oleh Direktur PT Kirana Adhirajasa Indonesia melakukan presentasi laporan pendahuluan untuk RIPOW Kawasan Prigi dan Pasir Putih dan Gua Lowo. Kegiatan yang dibuka Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pemuda Olahraga  Slamet Santosa mewakili Kepala Dinas  dihadiri juga dari beberapa unsur dan SKPD termasuk Kepala  Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Trenggalek Drg. Unung Isnaeni Diah MM. Continue reading

Tim Tenaga Ahli PT Kirana Adhirajasa Memberikan Masukan Untuk Pengembangan Daya Tarik Wisata Pulau Kumala Kutai Kertanegara Kalimantan Timur

PLT sekda Kukar H Marli

PLT sekda Kukar H Marli

Tim Tenaga Ahli PT Kirana Adhirajasa Memberikan Masukan Untuk Pengembangan Daya Tarik Wisata  Pulau Kumala Kutai Kertanegara Kalimantan Timur
Menjelang terselesaikannya jembatan yang menghubungkan antara daratan dan Pulau Kumala serta terselesaikannya Jembatan Tenggarong Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah bersiap untuk melakukan pembenahan terhadap Pulau Kumala karena dalam waktu dekat daya tarik wisata ini akan dibuka kembali untuk umum. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Taufan Hidayat, SE., AK menyampaikan dalam acara mendengarkan masukan dari Tim Ahli Kirana bertempat di Hotel Grand Elty Tenggarong (1/11) menyampaikan bahwa mau tidak mau pihaknya harus segera menyiapkan Pulau agar layak dikunjungi oleh wisatawan nusantara baik lokal maupun dari domestik serta wisatawan asing. Salah satu bentuk pembenahan yang dirasa penting olehnya adalah melakukan penataan kembali beberapa aset yang terbengkalai termasuk wahana dan hotel atau resort yang ada di pulau. Masukan dari tenaga ahli PT Kirana Adhirajasa Indonesia tentang pengembangan Pulau Kumala sebagai kawasan Agrowisata dan Edutourism akan menjadi catatan bagi lembaga yang dipimpinnya untuk ditindaklanjuti.

Continue reading