Category Archives: Kegiatan Konsultasi Pariwisata

Kajian Pengembangan Seni Pertunjukan di Destinasi Pariwisata:

Kajian Penelitian Pariwisata -Kekayan alam merupakan sumber daya utama yang mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi wilayah. Salah satu penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada era otonomi daerah adalah sektor kepariwearable art1wisataan, dengan sifatnya yang multi sektor dan multi efek berpotensi untuk menghasilkan pendapatan yang besar. Dengan berkembangnya sektor kepariwisataan akan menghasilkan pendapatan wilayah dari berbagai sisi diantaranya retribusi masuk obyek wisata, pajak hotel, restoran dan industri makanan, perijinan usaha pariwisata maupun penyerapan tenaga kerja dari sektor formal maupun informal. Daerah Istimewa Yogyakarta selain memiliki potensi wisata yang sangat melimpah dan bervariasi, juga memiliki seni dan budaya yang sangat beragam.

Continue reading

Kota Surakarta Lakukan Passenger Exit Survei Untuk Wisman Mancanegara

festival-payung-indonesia-6Dalam rangka meningkatkan kinerja pariwisata Kota Solo yang tahun 2017 ditargetkan menerima kunjungan sebanyak 117.000 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Untuk meningkatkan kunjungan Wisman ini salah satunya kota Surakarta mengadakan Passenger Exit Survei. Kajian Passenger Exit Survei ini akan dilakukan di pintu-pintu keluar wisatawan yang ada di Kota Surakarta, termasuk bandara Adisumarmo dan  Stasiun Balapan serta salah satu Daya Tarik Wisata Unggulan di Kota Solo untuk menjaring Wisman yang tidak keluar langsung melalui Bandara ataupun stasiun. Continue reading

Tim Pengembangan Pariwisata Pulau Kumala Rekomendasikan Pengembangan Agroedutourism

Dalam penyampaian laporan kemajuan Penyusunan Kajian Pengembangan Pulau Kumala di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Kutai Kertanegara (9/6) kemaren disampaikan oleh Tim pIMG-20160409-WA0006 (1)engembangan Pulau Kumala bahwa diharapkan pengembangan pulau Kumala kedepan lebih kearah pengembangan agroedutourism yang memanfaatkan potensi yang ada saat ini serta modifikasi beberapa produk yang sudah ada. Dalam presentasi laporan kemajuan ini dihadiri beberapa SKPD terkait yang menangani pengembangan Pulau Kumala sebagai salah satu icon pengembangan pariwisata di Kutai Kertanegara. Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kukar Sri Wahyuni yang hadir dalam rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kutai Kertanegara H Marli, mengatakan bahwa pihaknya sudah memulai pengembangan pulau kumala ini semenjak pulau ini beroperasi kembali dan telah terselesaikannya jembatan repo-repo yang menghubunkan Tenggarong dan Pulau. Sebagai SKPD yang nantinya akan menangani pihaknya berharap perecanaan ini bersifat low cost dan cepat.

Kunjungan Wisatawan Kota Yogyakarta 2016 Mulai Dihitung

gambar-tugu-jogja dimalam hariPenelitianpariwisata.com- Dalam siaran pers yang disampaikan kepada penelitianpariwisata.com pada tahun 2016 ini PT. Kirana Adhirajasa Indonesia kembali melakukan penghitungan kunjungan wisatawan kota Yogyakarta. Pada kesempatan ini PT. Kirana Adhirajasa Indonesia masih menggunakan metode penghitungan yang sama seperti yang dilakukan pada tahun 2015 lalu. Pada kesempatan kali ini Tim Kirana Adhirajasa melibatkan 5 tenaga ahli dan 10 surveyor agar mendapatkan data yang valid. Pekerjaan ini akan berakhir pada Desember 2016 mendatang dengan hasil kunjungan wisatawan tahun 2016.Dalam penghitungan ini rumus yang digunakan untuk menghitung kunjungan wisatawan adalah rumus modifikasi yang didadapat dari penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta. Sampai saat ini metode penghitungan ini merupakan metode penghitungan yang mendekati  nilai riil kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta.

Menentukan Formula Penghitungan Kunjungan Wisatawan Nusa Tenggara Barat (NTB)

20160128_092505 (1)

dari Kanan Ke Kiri, Ketua BPPD NTB, Cristian (one of Expert) and Nanik Rahmwati (GIZ)

Bersama GIZ Sregep sebuah lembaga dari Jerman, tim ahli penelitianpariwisata.com menyikapi statistik kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kegiatan Workshop Penyusunan Formula yang diselenggarakan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi NTB di Kota Mataram (28/1) dihadiri oleh beberapa stakeholder pariwisata termasuk Hotel, Restoran, Airline, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Biro Perjalanan Wisata serta unsur dari Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang ada di NTB. Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi NTB menyampaikan bahwa Pihaknya sangat berharap bantuan yang diberikan oleh GIZ Sregep bersama dengan beberapa tim ahlinya dapat memperkuat formula bagi penghitungan kunjungan wisatawan ke Propinsi NTB mendekati kondisi nyata. Continue reading

Kajian Wearable Art Inspirasi Yogyakarta: Integrasi Antara Manusia Dengan beberapa unsur lingkungan dan sosial masyarakat yang dominan

wearable art1Dalam kesimpulan kajian Kajian Wearable Art Inspirasi Yogyakarta yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Yogyakarta bekerjasama dengan PT. Kirana Adhirajasa Indonesia terdapat 2 kesimpulan yaitu, pertama Konsep model Wearable Art Yogyakarta merupakan bentuk integrasi antara manusia dengan beberapa unsur lingkungan dan sosial masyarakat yang dominan. Output model Wearable Art Yogyakarta berupa fashion dalam hal ini adalah produk dan desain serta aksesoris yang memiliki ciri khas Yogyakarta. Sedangkan kedua secara teknis pendekatan proses penciptaan karya-karya wearable art dapat melalui beberapa model kerja, antara lain: karya mandiri perancang busana, kolaboratif, kerjasama antara dua kreator atau lebih, inspirasi atas suatu hasil karya seni yang ada di ranah global dan Nusantara termasuk Yogyakarta: seni rupa, seni musik, seni pertunjukkan, seni tradisi, seni masyarakat,  seni jalanan, seni populer, seni media baru, dan lain sebagainya. Continue reading